HATI YANG MERANA

Kesempurnaan cinta yang sesungguhnya, melebihi sesuatu yang berharga dalam hidup. Takkan bisa tergantikan oleh apa pun bila itu menjadi kenyataan. Hal yang istimewa akan tercipta bersama cinta yang bersemi.Hati menjadi tentram, jiwa menjadi tenang dan damai.
Semua iitu pernah hadir dalam hidupku, namun hanya sesaat dan cepat berlalu. Ketika semua itu pergi, seakan tak percaya dengan keadaan. Pondasi cinta yang telah bersusah payah ku bangun, runtuh oleh keegoisan.Untuk melarikan hati yang pedih, ku perpaling dari kebenaran. Rasa tak terima terus menyelimuti hati, maka sampailah semua itu pada titik puncak yang menyebebkan diriku kehilangan kontrol.
Hati yang merana karena terhianati, menyebabkan kacaunya kehidupanku. Belajarku terbengkalai akibat dari frustasi yang berlebihan.
Hal yang sulit untuk di lupakan adalah ketika dia mennghianati cintaku dan berpaling dariku untuk sahabat ku. Betapa hati tak bisa menerima kenyataan itu, seakan bagai mimpi di tengah hari. Apa arti pengorbanan ku selama ini?. Bilakah memang sahabatku lebih baik dari ku, apakah harus dengan cara seperti itu?.
Saat itu, aku tak tau lagi akan ke mana arah hidupku, hari-hari hanya ku habiskan untuk merenung, manyepi dan menyendiri.Kekecewaan yang begitu mendalam kadang membuatku patah arang. Ingin sekali ku melampiaskan semua kekecewaan itu kepada sahabat yang menghancurkan sahabat nya sendiri.
Di tengah keputusasaan ku, hadirlah seorang bidadari yang menyelamatkan aku dari kehancuran. Dia memberikan cahaya penyemangat kembali untuk hidupku. Memberikan aku motivasi yang tinggi untuk bangkit kembali.Namun, aku belum bisa melupakan kehancuran hatiku begitu saja, walaupun kini telah hadir seorang yang benar-benar mengerti diriku. Semua itu menjadi kenangan buruk yang tak terlupakan.


Aku merasakan betapa aku membutuhkan cinta saat ini, walau mungkin tak akan merubah kehidupanku. Tapi aku berharap cinta itu hadir di tengah kacaunya perasaan ku. Bagaimana tidak,aku tidak mempunyai seseorang untuk berbagi tentang perasan. Perasaan hati yang sedang tidak menentu.
Seseorang yang ku harapkan bisa memberikan motivasi yang tinggi, kini malah menghilang entah ke mana. Tak tahu apa sebabnya, dia meninggalkan dan menghncurkan semua harpanku. Hadirnya hanya sesaat, dan kembali menyakiti hati yang belum sembuh dari penderitaan. Awalnya aku mengira dia berbeda dengan wanit2 sebelumnya, tapi ternyata sama saja. Tapi aku masih menyimpan harapan besar terhadapnya.
CINTA.................
Wahai......cinta................
Kemana kau pergi, mengapa kau meninggalkan diri ini di saat aku benar-benar membutuhkanmu..................
Apa yang membuatmu pergi meninggalkan aku........................
Aku sangat membutuhkan dirimu........
Seakan diriku kehlangan keseimbangan yang pernah ada dalam hidupku. Dirimu yang ku harapkan bisa memberiku kebahagiaan yang berarti, tapi malah memberiku kekecewaan. Cinta sejati yang ku nanti tak kunjung tiba.
CINTA.................
Aku ingin kau kembali menghampiriku lagi, aku ingin kau kembali menemani tawaku, mendangarkan kisahku, dan berbagi kebahagiaan bersama, dan menikmati hari-hari yang menyenangkan besama. Kini aku masih berharap kau untuk kembali padaku, Aku sungguh merasa kehilangan yang teramat sangat. Mungkin hanya dirimu yang bisa membuatku merasa tentram. Hati yang dulu tertutup, dengan hadirmu bisa terbuka kembali dan merasakan sesuatu yang berbeda. Tapi mengapa kau menghilang tanpa sebab.......................?
Aku berharap dirimu dalam keadaan baik-baik saja. Walau aku tak tau tentang keadaan mu, tapi aku slalu berdo’a semoga dirimu selalu dalam lindungan-NYA. Rasaku selalu tertuju pada mu, tak bisa tergantikan dengan yang lain. Mungkin kau merasa bosan dengan ku, karna aku tak seperti yang kau harapkan. Di saat dirimu membutuhkan ku, aku tak bisa hadir di samping mu. Begitu juga saat dirimu sakit, aku jauh darimu dan tak bisa menjaga mu.
Sungguh aku rindu denganmu,................
Datanglah kembali dalam pelukanku, walau hanya dalam mimpi.......................
CINTA......................
Kembalilah.................
Kembalilah.................

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaya Baru KAKA ALAZHARRY

Peramal Itu Bernama Jumbo

AKU DAN DUNIAKU