Rindu Yang Tak Berlabuh


gemercik air terdengar di tepian sungai
terhempas angin berdentang ramai
perlahan muncul burung berantai
beramai2 berenang di sungai

aku termangu dalam lelahku
menghantarka rindu yang tak pernah berlalu
di tepi sungai ku dendangkan sebuah lagu
lagu rindu untukmu selalu

di pematang hari yang lelah
di bawah sinar mentari yang semakin parah
panasnya menyelimuti sekujur tubuhku
aku pun terus berlalu

rindu yang tak bisa berlabuh
walau sejenak tak bisa mengaduh
teriris perih di tepi luka
mengerang sakit tanpa cela

terfikir dalam anganku untuk menggapaimu
walau jauh akan ku tempuh
untukmu aku rela
melabuhkan rindu yang tak pernah reda

sampai malam aku masih termangu
bersama bintang ku ciptakan sebuah lagu
di bawah sinar bulan yang tampak redup
seperti hatiku yang kian larut

untukmu cinta ku bangun istana
untukmu kasih ku lukis langit
dengan berjuta rasa setiaku
kita arungi samudra cinta bersama-sama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaya Baru KAKA ALAZHARRY

Peramal Itu Bernama Jumbo

AKU DAN DUNIAKU