Di ujung Keputusasaan
Baling-baling layar hampir putus
terus bergelayut di atap menara
deru ombak masih menggerus
puting beliung masih bergelora
Di penghujung keputus asaan
seolah tak lagi memiliki semangat juang
pasrah dan lemah sungguh tak berujung
kilaunya kemenangan tak lagi benderang
Hasrat bangkit tlah sirna
asa berlari telah pergi
hanya diam yang tersisa
mengubur impian di dalam hati
Pupus sudah , , , , ,
cita-cita yang dulu menghiasi mimpi
mengalun indah dan terbang di atas permadani
terus berkibar di telaga hati
dan menerangi setiap jalan yang ku lalui
Tapi kini , , , , ,
Semua itu tlah pergi
seiring hati yang terus tersakiti
seperti layar yang kehilangan nafas
seperti air yang berhenti mengalir
Aku terdiam , , , ,
Sejenak ku bermimpi dalam angan
menguras energi yang masih tersimpan
Berharap ku temui kemenangan
Yang mungkin hampir ku lupakan
terus bergelayut di atap menara
deru ombak masih menggerus
puting beliung masih bergelora
Di penghujung keputus asaan
seolah tak lagi memiliki semangat juang
pasrah dan lemah sungguh tak berujung
kilaunya kemenangan tak lagi benderang
Hasrat bangkit tlah sirna
asa berlari telah pergi
hanya diam yang tersisa
mengubur impian di dalam hati
Pupus sudah , , , , ,
cita-cita yang dulu menghiasi mimpi
mengalun indah dan terbang di atas permadani
terus berkibar di telaga hati
dan menerangi setiap jalan yang ku lalui
Tapi kini , , , , ,
Semua itu tlah pergi
seiring hati yang terus tersakiti
seperti layar yang kehilangan nafas
seperti air yang berhenti mengalir
Aku terdiam , , , ,
Sejenak ku bermimpi dalam angan
menguras energi yang masih tersimpan
Berharap ku temui kemenangan
Yang mungkin hampir ku lupakan
Komentar
Posting Komentar