DI aNTaRa LemBAyUnG KaLbU

lembaran ilalang terbentang luas
nampak sedikit anggun di pandang mata
di pucuk cemara riuh burung bercanda ria
bercanda, tertawa, bersuka ria
tak sedikitpun tampak kesedihan

kembang ilalang berayun landai
terusik berisik burung berdawai
sebentar berayun lemah gemulai
sebentar tegap seperti keledai
riuh riang namun tegang
menghadap mentari yang terus terang
berpayung langit nan membiru
terus beradu dengan lembayung kalbu

di sanalah.....
di antara gumpalan buih
berbentur antara iya dan tidak
bagai fatamorgana di pelupuk mata
atau bagai buah simalakama
begini salah begitu salah
di satu sisi harus memilih
iya, atau tidak

masih di tengah padang ilalang
dan di bawah burung yang tengah riang
di antara lembayung kalbu
masih berdiri kokoh layaknya benteng
untuk menghirup udara rindu
dan terus beradu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaya Baru KAKA ALAZHARRY

Peramal Itu Bernama Jumbo

AKU DAN DUNIAKU