SENJA DI PANTAI SELATAN


Sore itu aku menghabiskan hari terakhirku di rumah nenek ku dengan berjalan-jalan di tepi pantai yang tak jauh dari rumah nenekku. aku melampiaskan segala kerinduanku pada ombak yang bergelegar.
hanya di temani sepupu kecilku di sampingku, aku duduk menatap lautan luas di pantai selatan. tampak seperti fatamorgana yang indah, laut dan ombak saling menyatu bergulung-gulungan ke tepian. sesekali aku mengorek pasir, dam ku ukir namanya di antara ombak yang bergulungan.
aku kian merasa kecil di hadapan lautan yang maha luas. di tengah bergelegarnya suara ombak yang saling berderu, aku mengelus dadaku, seraya mengucapkan lirih kata yang pernah ku ucapkan pada seseorang yang ku sayang.
masih di sini, sepupu kecilku riang bermain ombak. sesekali aku mengingatkan untuk hati-hati.
pandanganku tertuju jauh ke tengah laut, namun fikiranku berlari entah kemana. kadang aku memikirkan pujaan hatiku, kadang aku memikirkan ayah ibuku, kadang teringat masa laluku di pantai ini, saat bersama teman-temanku bermain dan berlai serta bercanda ria dan tertawa penuh kesenangan. kini teman-temanku yang dulu bermain bersamaku di pantai ini, tak ada satupun yang berada di sampingku saat aku sangat membutuhkan.
walaupun kini mereka tak ada di sampingku, namun aku berharap suatu saat nanti aku dan mereka bisa berkumpul kembali, meskipun dalam suasana yang berbeda.
hari makin sore, matahari mulai bersembunyi menutup sinarnya, awan telah berubah warna menjadi merah, dan ku lihat kelelawar telah keluar dari sarangnya untuk mencari makan. aku belum juga beranjak dari lamunanku. aku masih terlarut.
sepupu kecilku menepuk pundakku seraya berkata, "kak, ayo pulang, udah mau magrib ne, ntar di marahin sama mama lho".
aku meruruti ajakan sepupuku tanpa berkata sepatahpun, hanya gerakan yang ku tunjukkan padanya bahwa aku menyetujui ajakannya.
malam ini aku akan kembali ke bekasi, tempat kuliahku. sebelum aku pergi, aku pamitan pada semua keluargaku yang ada di sini, sekaligus minta do'a supaya aku bisa di beri kemudahan oleh Allah.SWT dalam menggapai cita-citaku.
mereka pun sedikitnya memberi wejangan padaku supaya bisa menjaga diri baik-baik dan tidak terlarut dalam pergaulan bebas. aku mengerti pesan mereka, dan itulah yang di camkan mereka padaku.
Komentar
Posting Komentar