SEBATAS MIMPI
Inikah mimpi-mimpi itu...?
inikah semua yang ku ingin...?
trernyata bukan, bukan itu yang ku mau. semula yang ku hrapkan adalah sebuah jawaban pasti, namun yang ada hanyalah sebatas isyarat yang tak bisa ku mengerti. entah itu apa maksudnya. seakan itu memberikan jawaban yang berarti. tapi sesungguhnya tak bisa aku mengerti.
seperti sebuah drama kolosal yang membosankan, yang tak sedikitpun di mengerti ceritanya. itulah gambaran yang ku alami saat ini. aku menantikan sebuah jawaban pasti, ya atau tidak. itu saja sebenarnya. tapi semua itu seolah di buat sulit. sesulit memberikan sumbangan.
aneh memang, meski begitu, aku tetap percaya padanya bahwa dia bisa memberikan perubahan yang berarti. aku seolah tak merasa bosan meski aku menunggunya terlalu lama. mungkin aku telah terhipnotis olehnya.
segala cerita itu masih terukir indah dalam lelahnya pengembaraanku, tak tergerus oleh lekangnya waktu, meski beribu binar sang surya menyinarinya, tak akan pudar begitu saja.
masih terasa indah, tatkala rindu membumi dan merajai hati, seolah sebagi penguasa tunggal di muka bumi, mengusik segala ketenangan yang telah ada, dan terus menerus bertahta. andai indahnya kembali terpancar, seperti riuh ombak menelantarkan layar, kuasa menanti tak lagi mudah, seperti mudahnya menarik layar.
mimpi itu kembali datang, namun tak seindah dulu.
mimpi itu kini seolah menjadi jawaban apa yang selama ini aku rasakan. menginginkan sesuatu yang teramat sulit aku miliki.
meski hanya sebatas mimpi, aku bisa merasakan kenikmatan itu. walau hanya sekejap, terbatas oleh ruang dan waktu, namun tak membebani ku sama sekali.
inikah semua yang ku ingin...?
trernyata bukan, bukan itu yang ku mau. semula yang ku hrapkan adalah sebuah jawaban pasti, namun yang ada hanyalah sebatas isyarat yang tak bisa ku mengerti. entah itu apa maksudnya. seakan itu memberikan jawaban yang berarti. tapi sesungguhnya tak bisa aku mengerti.
seperti sebuah drama kolosal yang membosankan, yang tak sedikitpun di mengerti ceritanya. itulah gambaran yang ku alami saat ini. aku menantikan sebuah jawaban pasti, ya atau tidak. itu saja sebenarnya. tapi semua itu seolah di buat sulit. sesulit memberikan sumbangan.
aneh memang, meski begitu, aku tetap percaya padanya bahwa dia bisa memberikan perubahan yang berarti. aku seolah tak merasa bosan meski aku menunggunya terlalu lama. mungkin aku telah terhipnotis olehnya.
segala cerita itu masih terukir indah dalam lelahnya pengembaraanku, tak tergerus oleh lekangnya waktu, meski beribu binar sang surya menyinarinya, tak akan pudar begitu saja.
masih terasa indah, tatkala rindu membumi dan merajai hati, seolah sebagi penguasa tunggal di muka bumi, mengusik segala ketenangan yang telah ada, dan terus menerus bertahta. andai indahnya kembali terpancar, seperti riuh ombak menelantarkan layar, kuasa menanti tak lagi mudah, seperti mudahnya menarik layar.
mimpi itu kembali datang, namun tak seindah dulu.
mimpi itu kini seolah menjadi jawaban apa yang selama ini aku rasakan. menginginkan sesuatu yang teramat sulit aku miliki.
meski hanya sebatas mimpi, aku bisa merasakan kenikmatan itu. walau hanya sekejap, terbatas oleh ruang dan waktu, namun tak membebani ku sama sekali.
wey blogger !!
BalasHapuskunjungan balik dong.
www.wordwithoutpress.co.cc
divo primananda
iya...........
BalasHapustunggu aja.
abisin, modem gue pake acara rusak segala sih, jadinya kan gak bisa onlen.