TAHUN BARU, GAK ADA YANG ISTIMEWA
Ini yang pertama gua merasakan tahun baru di Bekasi, tempat di mana gue kuliah. agak sedikit membosankan sih suasananya, tapi apa boleh buat, di sini gue harus hidup meraih impian gue menjadi orang sukses.
Tahun lalu, gue habisin suasana baruan di kampung nenek moyang gue di pesisir pantai selata. sama seperti di sini juga, gue gak ngerasain hal yang isntimewa. cuman, ada yang berbeda dengan tahun baru 2010, gue dapertin hal-hal baru. mulai dari semangat baru, sepatu baru, baju baru, sodara baru, bahkan sampe pacar baru. tapi di tahun ini, gue gak dapetin hal-hal baru seperti tahun lalu.
Meskipun pacar baru yang gue dapet di awal tahun 2010 menghilang dalam waktu singkat, tapi setidaknya membuka awal tahun dengan hal-hal yang menyenangkan. tapi itu gak gue rasain di tahun baru ini. entah kenapa, gue dah gak punya nyali untuk berbuat lebih kayak dulu.
Malahan di penghujung tahun 2010 gue mengalami hal-hal yang membuat gue sedih jika mengingatnya. gue di lupai dan di tinggalin oleh orang yang bener-bener gue sayang, terus gue keingetan akan kekalahan Timnas dari malaysia hingga tak bisa menyentuh tangga juara, kemudian juga keingetan akan nasib Irfan Bachdim yang di perebutkan oleh Persema dan PSSI. semua hal itu selalu membuat gue sedih jika mengingatnya. karena irfan bisa membuat perubahan di tubuh timnas
penghujung tahun yang kelabu buat gue.dan awal tahun yang tak menggembirakan. gak ada yang intimewa sama sekali.
Komentar
Posting Komentar