AKUNTANSI

1. PENGERTIAN AKUNTANSI

Dalam pengetahuan akuntansi di kenal dengan dua istilah asing, yaitu accountancy dan accounting. Secara terminologi istilah tersebut lazim di terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Akuntansi. Untuk mendekatkan pengertian terhadap kedua instilah tersebut, perlu di ketahui pengertian dan kedudukan masing-masing dalam pengetahuan akuntansi.

Accountancy merupaka suatu metodologi dan himpunan pengetahuan yang berkenan dengan sistem informasi dari satuan-satuan ekonomi apa pun bentuknya, yang terbagi dalam dua bagian. Yang pertama, accounting adalah pengetahuan yang menyangkut proses pelaksanaan pembukuan dalam arti yang luas. Kedua, auditing ialah pengetahuan yang menyangkut pemeriksaan dan penilaian (evaluasi) atas hasil proses pelaksanaan pembukuan tersebut.

Oleh karena itu istilah accountancy lebih luas meliputi bidang teori, proses pembukuan, penerapan atau praktek, maupun pemeriksaan dan penlaian.

Sementara itu istilah accounting hanya menunjukkan bidang teori. Proses pembukuan dalam arti yang luas meliputi penafsiran (interpretasi) atasnya.

Adapun istilah akuntansi, sesuai dengan lingkup pembahasannya hanya menyangkut terminologi dan konsep akuntansi keuangan yang merupakan cabang dari akuntansi dalam pengertian luas.

2. DEFINISI AKUNTANSI

Akuntansi sering di juluki bahas bisnis (the language of business). Perubahan yang cepat dalam masyarakat telah menyebakan semakin kompleknya bahasa tersebut, yang di gunakan untuk mencatat, meringkas, melaporkan, menginterpretasi data dasar ekonomi untuk kepentingan perorangan, pengusaha, pemerintahdan anggota masyarakat lainya.

Akuntansi telah di definisikan dengan luas. Menurut definisi American Accounting Association adalah:

“.....the process of identifyng, meassuring, and communicating economic information to permit informed judgments and decicions by user of the information.” (Evaston, Illions; A Statement Of Basic Accounting Theory,1996.hal.1)

Akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan melporkan informasi ekonomi untuk membuat pertimbangan dan mengambil keputusan yang tepat bagi pemakai informasi tersebut. Termasuk dalam definisi ini adalah keharusan bagi akuntansi untuk mengetahui lingkungan sosial ekonomi sekitarnya. Tanpa pengetahuan tersebut, mereka tidak akan dapat mengidentifikasi dan membuat informasi yang relevan.

3. PERANAN AKUNTANSI

Akuntansi menyajikan informasi keuangan secara kuantitatif dan relevan kepada pihak-pihak yang berkepentingan (pemakai informasi tersebut) dalam pengambilan keputusan ekonomi. Baik yang mengukur keberhasilan operasi perusahaan, maupun membuat rencana di masa yang akan datang. Pimpinan perusahaan memerlukan catatan dan laporan akuntansi dalam menentukan sejauh mana hasil-hasil yang di capai sesuai dengan rencana.

Penggunaan informasi akuntansi untuk mengambil keputusan tidak terbatas pada pimpnan perusahaan saja. Manajemen pun membutuhkan informasi akuntansi untuk membantu mengevaluasi kegiatan perusahaan yang sedang berjalan dan merencanakan kegiatan mendatang.para penanam modal (investor) pada suatu perusahaan memerlukan suatu informasi mengenai status keuangan dan prospek perusahaan di masa datang.




Daftar pustaka:

M Sadeli, Lili.Dasar-dasar akuntansi.Bandung: Bumi Aksara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaya Baru KAKA ALAZHARRY

Peramal Itu Bernama Jumbo

AKU DAN DUNIAKU