Mencintai tanpa di hargai


Aku mencintaimu, bukan karena kecantikanmu, bukan juga krena hartamu, dan bukan pula karena popularitasmu. aku mencintaimu setulus hatiku karena budi pekertimu yang ku anggap lebih baik dari wanita yang aku kagumi. aku mencintaimu, dengan hati, bukan dengan nafsu yang membara. dan aku mencintaimu, dengan semangat untuk lebih mendekatkan diri pada Rab-ku.

Andai kau tau itu, dirimu bukanlah yang paling sempurna. namun, kehadiranmu bisa membuat hidupku lebih sempurna. jika itu terjadi, andaikan, misalkan, seandainya, andai saja dirimu benar-benar jua mencintaiku. tapi itu tak terjadi. hanya sebatas angan-angan yang berlalu tertiup sang waktu. namun biarlah, meski begitu, aku masih memiliki hati yang bersih, dan fikiran yang jernih, untuk menyikapi itu semua.

ku anggap itu sebagai salah satu penghias jalan hidupku. ku anggap itu sebagai pelengkap dalam setiap langkahku menuju sebuah kebahagiaan hakiki.

Memang sungguh terasa sakit, mencintai tanpa di hargai, seperti juga mengagumi tanpa di cintai. keduanya menjadi batu terjal dalam hati bila di sikapi dengan fikiran negative. yuk, sikapi semua permasalahan negativ yang datang dengan positif thinking. itu yang seharusnya di lakukan sebagai bahan klarifikasi.

Aku bukan manusia yang sempurna, dan aku takkan bisa menjadi sempurna. tapi InsyaAllah aku bisa memanfaatkan kekuranganku, dan membatasi kelebihanku.

Aku masih berfikir untuk terus berjuang mendapatkannya, namun nuraniku tak mengizinkan. entah kenapa, hatiku tak menginginkan diriku untuk mengejarnya sampai dia ku dpatkan. hatiku hanya berpesan, "Bukan dia yang kamu cari, Tapi seharusnya dia yang mencari kamu".

Entah dari mana dan kenapa hatiku berkata berbeda dengan diriku. namun ku yakin, kata hatiku ada benarnya.

Aku masih mencari sebuah kepastian, meski semua telah nyata, dia tak sedikitpun menghargaiku. tapi aku masih menanti akan kebenaran yang seharusnya juga nyata. tapi kebenaran itu seperti tertutupi.

Aku ingin memilikimu karena Allah.SWT, aku ingin memilikimu untuk menyempurnakan agamaku, mengikuti tuntunan Rasulku, sesuai yang tercantum dalam kitab suciku. Cobalah mengerti................

Aku tak butuh dunia yang melalaikanku pada Tuhanku, yang membuatku terlena akan kenikmatan semu, dan semakin lama menjerumuskanku pada jurang yang teramat dalam. Aku ingin bersamamu menyempurnakan agama kita, hidup dalam Rahmat-NYA serta naungan Ridho-NYA.

Walau dirimu belum membuka hatimu untukku, semoga Allah masih memberikan kesempatan padaku untuk memilikimu dengan hakiki.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaya Baru KAKA ALAZHARRY

Peramal Itu Bernama Jumbo

AKU DAN DUNIAKU