Saat Aku Ingin Sendiri

Rebah sudah letihku untuk berjuang, berkutat dalam derasnya arus globalisasi, yang memaksaku untuk terus berfikir positif. Sejenak ku singsingkan lengan bajuku, untuk sekedar berimajinasi akan hasil perjuanganku selama ini. meski nanti hasilnya tidaklah sama dengan imajinasiku, namun setidaknya aku bisa tersenyum sejenak.

Ku rabai derasnya arus pergaulan, sedikit demi sedikit. hingga aku bisa menafsirkan betapa kejamnya pergaulan bebas. tak ayal itu membuat banyak orang salah menafsirkan kenapa itu bisa terjadi pada remaja zaman sekarang.

Saatnya aku menyendiri, merenungi nasib yang tak kunjung berubah, merenungi kisah pahit perjalanan cintaku yang selalu berujung pupus, merenungi akan kebesaran Tuhan Sang Pencipta alam semesta. Saat aku ingin sendiri, menghabiskan khayalanku bersama gemerlapnya bintang, dan saat aku menikmati indahnya malam.

Saat yang selalu ku lalui ketika aku benar-benar buntu, ketika permasalahan tak kunjung usai, inilah saat yang selalu ku habiskan bersama segelas susu, sebungkus rokok, serta segerombolan nyamuk yang selalu menguntitku kemana pun aku pergi.

Kutatap bintang penuh warna, seindah goresan pelangi. ku raba hatiku kembali, ku temukan satu perasaan yang tak pernah bisa ku ungkap, entah mengapa. dalam diamku, aku berimajinasi, seakan aku mengelilingi indahnya buih yang beterbangan, hingga aku terlempar di suatu tempat yang teramat asing bagiku. namun seakan aku pernah ke tempat itu. ku telusuri sejauh mataku memandang, namun tak ku temukan seorang pun.samar-samar ku lihat seorang gadis sedang duduk menghadap ke sebuah bongkahan puing, samar-samar ku dengar suaranya, "aku tak punya siapa-siapa lagi di dunia ini".
ku coba mendekat, namun aku tak bisa, seolah ada sesuatu yang menghalangiku.

Aku terbangun dari imajinasiku, aku tersentak kaget oleh kehadiran seorang yang tak ku duga.Ah...... tak terlalu penting bagiku. ku lanjutkan kembali lamunanku.
hingga mata terasa berat, dan tak mampu lagi untuk terus terbuka. udah saatnya untuk melelapkan mata ini dalam buaian mimpi. aku pun tertidur.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaya Baru KAKA ALAZHARRY

Peramal Itu Bernama Jumbo

AKU DAN DUNIAKU