AKU INGIN BERLARI SECEPAT KILAT

Aku ingin berlari secepat kilat yang menyambar, yang memberikan inspirasi untuk tidak pernah menoleh kebelakang. aku ingin mengejar mimpiku secepat angin, yang membawa ke arah perubahan. seperti perantara, menopang eratnya beban untuk sementara.

Aku mengeliat, ternyata aku belum bisa lari secepat kilat untuk mengejar mimpiku. andai aku memiliki sesuatu yang bisa ku banggain untuk membantuku, pasti akan ku gunakan semaksimal mungkin.

Aku pernah bermimpi bertemu seseorang yang tidak ku kenali. dia menungguku di bawah sebatang pohon yang kurus dan sudah tak berdaun lagi. cuaca yang begitu panas, membuat mataku seakan memandang fatamorgana, semakin ku dekati semakin menjauh. aneh memang, dari kejuhan dia memberikan sebuah pesan padaku, "belajarlah selagi kamu masih punya kesempata, dan kamu masih mampu untuk melaluinya, jangan seperti aku yang menyesal di kemudian hari".aku perlahan-lahan memaknai ucapan orang itu, lalu ku pejamkan mataku sesaat. setelah ku buka mataku, orang itu telah menghilang dari pandanganku. ku cari di seluruh pelosok, namun tak jua ku temukan orang itu. aku berlari melewai sebuah jembatan yang rapuh, kakiku tiba-tiba menginjak kayu jembatan yang rapuh, dalam sekejap tubuhku sudah di dalam sungai. ketika ku buka mataku, aku baru tersadar kalau aku di siram air oleh ibuku untuk membangunkanku dari tidurku.

berhari-hari ku renungi arti mimpiku itu. namun hingga kini belum ku temukan sebuah jawaban yang bisa meyakinkanku.

mungkin itu memang sebuah wasiat untukku untuk tidah putus sekolah, hingga membawaku kepada kesuksesan. seperti kilat yang menyilaukan mata, dan secepat angin berhembus.






"BELAJARLAH TANPA PUTUS SELAGI KAMU MASIH BISA DAN MASIH SANGGUP, JIKA KAMU TAK INGIN PENYESALAN MUNCUL DI KEMUDIAN HARI"

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaya Baru KAKA ALAZHARRY

Peramal Itu Bernama Jumbo

AKU DAN DUNIAKU