Sebuah Pengakuan

Aku masih di sini, seperti dulu saat kita tertawa bersama. meski kini ku tak tau kau di mana, sedang apa dikau, dengan siapa sekarang, aku masih setia menantimu hadir di hidupku, menemaniku, menghiburku, dan selalu setia mendampingiku. aku masih merindukan itu hingga kini. sampai saat ini, dan mungkin selamanya.
Hatiku masih selalu ada untukmu, dan cintaku akan selalu ku jaga untuk kuserahkan padamu, bukan untuk orang lain, hanya untukmu. dan ku berharap, cintaku hanya satu untukmu.
Namun aku menyadari, betapa sulitnya meyakinkan dirimu. betapa sulitnya memecahkan dinding hatimu, yang keras bagai batu. aku melamun, mengenang setiap kisah yang pernah kita lewati. masa-masa itu, mungkin saat yang ingin aku nikmati kembali, saat dirimu selalu ada untukku. aku ingin mengulangnya. bersamamu kembali. aku masih mencintaimu
Komentar
Posting Komentar