Ketika Cinta Tak Harus Memiliki
Manusia dilahirkan untuk saling mencintai satu sama lain, terlebih pada kedua orang tua yang telah berjasa. Tanpa kedua orang tua, kita tak akan ada.
Jatuh yang membuat orang lupa diri adalah jatuh cinta. Ketika seseorang jatuh cinta, dia akan lupa segalanya, termasuk tujuan hidupnya. Seolah dia hidup untuk cinta. Cinta dapat membutakan segalanya, dan segalanya itu termasuk hidup dan kehidupan di alam raya ini.
Aku mencintai hidup, karena hidup adalah ladang untuk bercocok tanam yang hasilnya akan kita petik di akhirat nanti. Aku mencintai hidup karena hidup adalah anugrah yang Allah.SWT berikan untuk menjadi kekasihNYA.
Namun apakan kita pernah tersadar, bahwa terlalu mencintai hidup dapat membuat kita lupa kepada yang menciptakan kita. Terlalu mencintai hidup dan takut mati, tetapi tanpa mengamalkan dan menjalankan perintah Tuhan untuk bekal di kemudian hari, ini adalah cinta yang salah penempatannya.
"Manusia diciptakan berpasang-pasangan, agar mengenal satu sama lain" (Al-Qur'an ..... )
Sudah kodratnya manusia apabila mencintai satu sama lain. Hal yang wajar apabila seorang pria mencintai seorang wanita, karena semua itu telah tertuang dalam Al-Qur'an. Tapi yang tidak wajar apabila seorang pria jatuh cinta sesama pria, atau wanita jatuh cinta sesama wanita.
Cinta dan mencintai harus kita akui semua orang di muka bumi ini pasti mengalaminya. Namun apakah cinta itu akan kekal abadi ?
Banyak orang mengatakan "Cinta tak harus memiliki ". Namun tanpa memiliki kita tak akan bisa mencintai. Oleh sebab itu banyak orang yang berjuang mati-matian untuk memiliki orang yang di cintainya. Harus kita akui, pernyataan itu tidak selamanya benar, ada saat dan tempat kala pernyataan itu tidak dapat dipakai. Cinta mengandung berbagai unsur yang sulit ditafsirkan. Setiap orang akan mempunyai persepsi yang berbeda tentang cinta.
Ketika cinta datang mendekat, perlahan-lahan nafsu mulai mengikat.
Ketika cinta mulai bersemi, perlahan-lahan nafsu mengiringi.
Yakinlah, cinta yang sesungguhnya itu tak harus memiliki. jika pun dapat dimiliki, itu merupakan sebuah anugrah yang luar biasa. Yang berhasrat untuk memiliki adalah nafsu, nafsu yang membakar hati hingga lupa akan kodrat manusia sesungguhnya.
Ketika cinta tak dapat memiliki, jangan kau berkecil hati. Karna masih ada Tuhanmu yang selalu mencintaimu. Ketika cinta tak bisa dimiliki, jangan kau menyalahkan siapapun, karna itu memang ditakdirkan bukan untukmu. Ketika cinta tak dapat kau rengkuh, jangan putus asa, karna masih banyak cinta yang lain yang mungkin lebih baik untuk dirimu. Ketika cinta tak memihak padamu, percayalah, Tuhanmu akan selalu bersamamu untuk mencintaimu.
Jatuh yang membuat orang lupa diri adalah jatuh cinta. Ketika seseorang jatuh cinta, dia akan lupa segalanya, termasuk tujuan hidupnya. Seolah dia hidup untuk cinta. Cinta dapat membutakan segalanya, dan segalanya itu termasuk hidup dan kehidupan di alam raya ini.
Aku mencintai hidup, karena hidup adalah ladang untuk bercocok tanam yang hasilnya akan kita petik di akhirat nanti. Aku mencintai hidup karena hidup adalah anugrah yang Allah.SWT berikan untuk menjadi kekasihNYA.
Namun apakan kita pernah tersadar, bahwa terlalu mencintai hidup dapat membuat kita lupa kepada yang menciptakan kita. Terlalu mencintai hidup dan takut mati, tetapi tanpa mengamalkan dan menjalankan perintah Tuhan untuk bekal di kemudian hari, ini adalah cinta yang salah penempatannya.
"Manusia diciptakan berpasang-pasangan, agar mengenal satu sama lain" (Al-Qur'an ..... )
Sudah kodratnya manusia apabila mencintai satu sama lain. Hal yang wajar apabila seorang pria mencintai seorang wanita, karena semua itu telah tertuang dalam Al-Qur'an. Tapi yang tidak wajar apabila seorang pria jatuh cinta sesama pria, atau wanita jatuh cinta sesama wanita.
Cinta dan mencintai harus kita akui semua orang di muka bumi ini pasti mengalaminya. Namun apakah cinta itu akan kekal abadi ?
Banyak orang mengatakan "Cinta tak harus memiliki ". Namun tanpa memiliki kita tak akan bisa mencintai. Oleh sebab itu banyak orang yang berjuang mati-matian untuk memiliki orang yang di cintainya. Harus kita akui, pernyataan itu tidak selamanya benar, ada saat dan tempat kala pernyataan itu tidak dapat dipakai. Cinta mengandung berbagai unsur yang sulit ditafsirkan. Setiap orang akan mempunyai persepsi yang berbeda tentang cinta.
Ketika cinta datang mendekat, perlahan-lahan nafsu mulai mengikat.
Ketika cinta mulai bersemi, perlahan-lahan nafsu mengiringi.
Yakinlah, cinta yang sesungguhnya itu tak harus memiliki. jika pun dapat dimiliki, itu merupakan sebuah anugrah yang luar biasa. Yang berhasrat untuk memiliki adalah nafsu, nafsu yang membakar hati hingga lupa akan kodrat manusia sesungguhnya.
Ketika cinta tak dapat memiliki, jangan kau berkecil hati. Karna masih ada Tuhanmu yang selalu mencintaimu. Ketika cinta tak bisa dimiliki, jangan kau menyalahkan siapapun, karna itu memang ditakdirkan bukan untukmu. Ketika cinta tak dapat kau rengkuh, jangan putus asa, karna masih banyak cinta yang lain yang mungkin lebih baik untuk dirimu. Ketika cinta tak memihak padamu, percayalah, Tuhanmu akan selalu bersamamu untuk mencintaimu.
Komentar
Posting Komentar