Hubungan Tanpa Status

Mirna baru saja menyelesaikan tugasnya bersama Laras dan Vivi. Hp nya berdering, dilihatnya lcd hp nya, tertera Roni memanggil.
"Iya halo...."

"Siput, aku lagi di jalan nie. bentar lagi nyampe"

"O ya ? dah sampe mana ?"

"Gak tau nie pastiny, pokoknya udah lewat tugu besar itu"

"Udah deket donk !"

"Emang iya, kamu lagi ngapain ?"

"Aku baru aja abiz ngerjain tugas nie ma laras n vivi"

"Oh.... yaudah, kamu tunggu aja ya, bentar lagi aku nyampe kok"

"Iya "

"o ya siput, kamu udah makan lom ?"

"Belom"

"Yaudah, entar sekalian aku beliin"

"ok"

"yaudah, bye,,,"

"bye"

Mirna menutup ponselny kemudian meletakkan diatas lemari. Pikirannya masih was-was setiap akan bertemu roni. Entah mengapa, Mirna masih belum bisa menempatkan nama roni di hatinya yang paling indah. Itu karena mirna masih berstatus pacaran dengan anwar. Namun hatinya tak bisa dibohongi, Mirna sangat mencintai Roni. Hatinya tak akan rela melihat Roni bersama wanita lain.

Sebenarnya Roni tau, Mirna masih berpacaran dengan anwar. Namun roni tak pedulikan itu. Mirna yang membuat roni semakin beharap cintanya, karena sikap mirna.

Mirna masih berguling-guling di kasur keyangannya. Tanpa disadari, pintu kamarnya diketuk.

"Siput. . . .!"

Mirna melangkah kearah pintu, dibukanya pintu kamarnya. Dihadapannya sudah berdiri Roni dengan menenteng kantong plastik hitam.

"nih, aku beli makanan. kita makan bareng ya" Roni menatap mirna dengan muka cerah.

"iya, ayo masuk." mirna mempersilahkan roni masuk ke kosanya.

Mirna mengambil piring dan seteko air minum di dapur. Hatinya bergejolak, mirna khawatir kedekatanya dengan roni ada yang tahu dan membocorkanya ke anwar pacarnya.

Selesai makan keduanya bercengkerama, ceritakan aktivitas masing-masing seharian. Tertawa bersama tanpa beban.

Roni keluar ruangan dan duduk di serambi kosan, sementara mirna membereskan sisa makanan di dapur dan membersihkanya. Roni duduk termenung, memikirkan hal apa yang sedang terjadi. Tak kuasa mengelak, roni menuruti kemauan mirna untuk jauh-jauh datang ke Kota Serang untuk mendengarkan cerita mirna.




 ********
Roni seorang mahasiswa semester akhir di salah satu Perguruan Tinggi swasta di kota Bekasi. aktif di organisasi kampus, juga aktif diberbagai kegiatan amal. Diorganisasi kampus Roni memegang jabatan sebagai kepala departemen Sosial dan lingkungan. Meski dia salah satu kepala departemen yang biasanya banyak didekati cewek-cewek, namun Roni tak seperti kebanyakan mahasiswa. Roni selalu gagal dalam hal percintaan. bukan tak ada cewek yang suka padanya, tapi Roni tipe Cowok yang tidak gampang suka sama cewek, Jika sudah suka, meskipun cewek itu tak suka padanya tetap akan diperjuangkan dan tak mau beralih ke cewek lain.

Pernah punya pacar sejak SMA di kota asalnya, Palembang. Tetapi diputusin karena  pacarnya tak kuat menjalani LDR. Sejak saat itu roni belum pernah lagi berpacaran. luka yang masih membekas sejak diputusin, sampai saat ini belum terobati. Hatinya masih beku. Untuk menghilangkan rasa sakit itu, Roni lebih banyak menghabiskan waktunya dikampus, di organisasi maupun di Masjid bersama anak-anak Rohis.

Keseharian Roni dikampus berubah tatkala seorang teman lama muncul diberanda facebook. iya, dialah mirna. Teman kecil Roni di kampunya. 

*********

Mirna seorang mahasiswi disalah satu Perguruan  Tinggi Negri di kota Serang. Mirna seorang gadis pemalu, terbukti dengan kesehariannya yang tidak terlalu aktif di kampus. keseharian Mirna hanya ikuti kuliah lalu pulang ke Kosan setelah selesai. Begitu setiap hari. Sesekali kumpul dengan teman-temanya, jalan-jalan ataupun nonton bioskop.

Mirna menjalani hubungan jarak jauh alias LDR dengan Anwar yang sedang kuliah di kota Jambi. Setiap hari hanya bisa saling sapa melalui sambungan telpon maupun SMS. Jarang ketemu dengan anwar, membuat keseharian mirna terasa bosan. Tak ada yang bisa menemaninya dikala sepi, dikala sedih maupun dikala bete. Telpon berjam-jam dengan anwar ternyata tak juga bisa menghilangkan kesuntukanya. Malah semakin jauh hati mirna tersa sepi dan pilu.

Sehabis telponan dengan Anwar, mirna iseng-iseng membuka facebook di leptopnya untuk menghilankan jenuh, dengan koneksi dari modem yang sebentar lagi kuotanya mau habis. Di dahsboar sebelah kanan leptopnya Mirna melihat akun facebook yang menggunakan foto profil orang yang sepertinya Mirna kenal. Dibukanya profil itu dan di stalking untuk lebih jelas lagi. Benar saja, Mirna mengenali pemilik akun ini, dan Mirna mengirimkan permintaan pertemanan yang sehari kemudian baru di setujui. Dialah Roni, pemilik akun facebook itu sekaligus teman kecil Mirna. 

Mirna mengirim pesan untuk menyapa Roni melalui fcaebook. Awalnya hanya untuk sekedar saling menanya kabar.

Mirna Wisesa : Hai....

Ronie Rompies : Hai juga...

Mirna Wisesa : Ini Roni ya...?

Ronie Rompies : Iya betul. Ini Mirna ya..?

Mirna Wisesa : Iya, Apa kabar ? Lagi dimana sekarang?

Ronie Rompies : Kabar baik, lagi di kampus ni. Numpang wifi gratis. Kamu sendiri lagi dimana?

Mirna Wisesa : Lagi di kosan aja. Onlen pake modem temen. Minta no hp kamu donk. 

Ronie Rompies : Nih.. 08000000091. Bagi punyamu juga lah...

Mirna Wisesa : 08001235813

Ronie Rompies : Ok, nanti kita lanjut lagi ngobrolnya di telpon aja. Aku mau pulang ke kosan dulu udah sore banget ini.

Mirna Wisesa : Ok deh. Beneran telpon ya...

Ronie Rompies : Ok.



*******



Bagi Pembaca, silahkan lanjutkan cerpen ini. Penulis sudah buntu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaya Baru KAKA ALAZHARRY

Peramal Itu Bernama Jumbo

AKU DAN DUNIAKU